thumbnail

Perspektif Menakjubkan Cincin Saturnus... Misi Grand Finale

Posted by Blog Al-Mukhtashar on Kamis, 12 Oktober 2017

Perspektif Menakjubkan Cincin Saturnus... Misi Grand Finale

Perspektif Menakjubkan Cincin Saturnus... Misi Grand Finale

Sejak April 2017, Cassini telah menorehkan bab terakhir perjalanan yang mendebarkan dari eksplorasi luar biasa selama 20 Tahun, inilah misi Grand Finale, sebuah perjumpaan penutup sebelum Cassini dihancurkan. Setelah hampir menghabiskan seluruh bahan bakar yang ia bawa, Cassini harus diterjunkan dan dileburkan ke dalam atmosfer Saturnus untuk memastikan bulan Saturnus akan tetap murni untuk eksplorasi masa depan, khususnya wahana lautan yang tertutup pancaran es di bulan Enceladus, juga bulan Titan dengan senyawa prebiotiknya yang menarik..

Video ini adalah animasi menakjubkan dari pesawat ruang angkasa Cassini NASA yang menggambarkan perspektif cincin Saturnus yang belum pernah dilihat sebelumnya. Cassini menangkap gambar dari celah sempit antara planet dan cincin Saturnus dalam salah satu penyelaman orbital selama misi Grand Finale. Setiap minggu, Cassini telah menyelam melalui celah sekitar 1.200 mil (2.000 kilometer) di antara Saturnus dan cincinnya. Tidak ada pesawat antariksa lain yang pernah menjelajahi kawasan unik ini..


Tahukah kita..? Saat Cassini terjun melintasi Saturnus, pesawat ruang angkasa tersebut akan mengumpulkan beberapa informasi yang sangat kaya dan berharga yang terlalu berisiko untuk diperoleh sebelumnya dalam misi tersebut, Cassini akan membuat peta terperinci tentang gravitasi dan medan magnet Saturnus, mengungkapkan bagaimana planet ini diatur secara internal, dan mungkin membantu memecahkan misteri yang mengerikan dari seberapa cepat Saturnus berputar. Penyelaman terakhir begitu meningkatkan pengetahuan kita tentang seberapa banyak kadungan yang terdapat di dalam cincin Saturnus, membawa kita lebih dekat untuk memahami asal-usul mereka. Dan tak lupa kamera Cassini akan memotret cincin Saturnus dan awan yang sangat menakjubkan..

>> Review Cassini's Grand Finale


Berikut adalah beberapa foto-foto dari misi Grand Finale, selengkapnya dengan resolusi yang lebih baik silahkan mengunjungi link : https://saturn.jpl.nasa.gov/resources/?topic=178

Perspektif Menakjubkan Cincin Saturnus... Misi Grand Finale

Perspektif Menakjubkan Cincin Saturnus... Misi Grand Finale

Perspektif Menakjubkan Cincin Saturnus... Misi Grand Finale

Perspektif Menakjubkan Cincin Saturnus... Misi Grand Finale

Perspektif Menakjubkan Cincin Saturnus... Misi Grand Finale

Baca Juga :

○ Super Slow Motion, Ledakan Leburan NaCl dan H20
○ Eksperimental, Sistem Transportasi Jantung Buatan
○ Mengenal Dry Ice (Biang Es) Dan Sublimasinya Yang Unik
○ Kombinasi Keren Ferrofluid dan Magnet
○ Reaksi Ajaib Hidrogen Peroksida Dan Kalium Permanganat

——○●※●○——

Esha Ardhie
Senin, 18 September 2017
Oktober 12, 2017
thumbnail

Cassini Dan Akhir Dari Cerita... Misi Penjelajahan Saturnus

Posted by Blog Al-Mukhtashar on

Cassini Dan Akhir Dari Cerita... Misi Penjelajahan Saturnus

Cassini Dan Akhir Dari Cerita...

15 September 2017 pukul 4:55 pagi PDT, Jaringan Luar Angkasa NASA telah kehilangan kontak dengan pesawat ruang angkasa Cassini, kisah penjelajahan Saturnus kini menjadi sejarah. Akhir dari misi selama hampir 20 tahun, 7 tahun perjalanan panjang dan selama 13 tahun mengorbit dalam peredaran planet cincin yang indah, Cassini harus mengakhiri hidupnya di lautan atmosfer planet gas raksasa..

Bagaimana pun, wahana itu harus tenggelam, terbakar, dan menyatu dengan rumah barunya untuk meminimalkan kontaminasi biologis. Cassini masih tetap memungkinkan membawa mikroba dari bumi yang dikhawatirkan akan mencemari bulan apabila ia tidak dimusnahkan dan bertabrakan dengan satelit Saturnus..

Cassini telah memberikan sumbangsih pengetahuan yang besar tentang Tata Surya kita, tentang teori relativitas umum Einstein untuk menemukan enam satelit baru yang mengorbit Saturnus, tentang penjejak Huygens yang diluncurkan ke permukaan Titan, bulan misterius yang dimiliki Saturnus, satelit yang konon mirip Bumi purba, tentang senyawa prebiotik dan kemungkinan kehidupan, tentang lautan hidrokarbon cair, tentang hujan dan ratusan danau yang ditemukannya..

Pesawat ruang angkasa tersebut telah menjadi pekerja keras bagi NASA, ESA (European Space Agency), dan ASI (Italian Space Agency) selama bertahun-tahun. Misi telah selesai, namun warisan yang ditinggalkan akan menjadi kisah yang tak pernah habis untuk diceritakan....


Baca Juga :

○ Studi Terbaru, Diet Ketogenik Memperpanjang Umur Dan Meningkatkan Kekuatan Fisik
○ Hujan Peluru, Antara Adegan Film Dan Realita Sains
○ Video 3D Pertama Di Balik Kisah Embrio Alga Hijau Bernama Volvox
○ Animasi Nyata Dari Sistem Pluto Yang Menakjubkan
○ Secarik Kisah, Disingkirkannya Pluto Dari Keluarga Planet

——○●※●○——

Esha Ardhie
Ahad, 17 September 2017
Oktober 12, 2017
thumbnail

Video Peluncuran Roket Falcon 9 Mengorbitkan Satelit Komunikasi Thailand

Posted by Blog Al-Mukhtashar on

Video Peluncuran Roket Falcon 9 Mengorbitkan Satelit Komunikasi Thailand

Peluncuran Dan Pendaratan Roket Falcon 9 Mengorbitkan Satelit Komunikasi Thailand

Falcon 9 merupakan roket two-stage yang dirancang dan diproduksi oleh SpaceX untuk mengirimkan satelit dan pesawat luar angkasa menuju orbit. Dengan kemampuan reusable, roket yang dapat kembali lagi ke bumi setelah peluncuran adalah inovasi yang luar biasa pada abad ini..

Tahap pertama, roket diluncurkan ke luar angkasa menggunakan 9 (sembilan) mesin roket khusus yang berada di bagian bawah. Tahap kedua adalah peluncuran bagian ujung roket yang merupakan muatan berupa satelit atau pun pesawat ruang angkasa untuk menuju ke orbit-orbit tertentu. Setelah itu, badan roket akan kembali menuju bumi dan dapat digunakan lagi untuk misi berikutnya. Sebuah inovasi yang memangkas mahalnya biaya misi luar angkasa. Sebagai roket pertama yang dikembangkan sepenuhnya di abad ke-21, Falcon 9 di bawah perjanjian dengan NASA memang dirancang sejak awal untuk misi pengiriman manusia ke luar angkasa..

Meneruskan jejak keberhasilan dua misi sebelumnya. Pada tanggal 27 Mei 2016, video berikut mengantarkan kita kepada keberhasilan Falcon 9 dalam mengorbitkan Thaicom 8 milik perusahaan telekomunikasi Thailand. Sebuah satelit komunikasi berbobot 3 kg sukses mengangkasa di orbit geostasioner..

Video pertama berdurasi 30 detik merupakan pendaratan first stage, kamera onboard menampilkan Falcon 9 dari luar angkasa memasuki atmosfir dan menuju kawasan bumi yang terapung di Samudra Atlantik..

"Of Course I Still Love You", begitulah seuntai kalimat yang menyambut hangat di lokasi pendaratan..


Peluncuran secara utuh dapat kita lihat pada video kedua berdurasi 10 menit 40 detik. Dimulai dari first stage yang membawa roket menerjang kawah atmosfir dan meninggalkan bumi yang tampak biru memukau di bawahnya, hingga second stage berhasil dilaksanakan kemudian kembali melakukan pendaratan first stage dan bersiap untuk menerima tepuk tangan penghargaan..


Inilah salah satu kisah dari sebuah roket pertama yang berhasil meluncur ke angkasa dan kembali lagi ke bumi. Congrats SpaceX..!

Siap menuju Mars..? :D

——○●※●○——

Esha Ardhie
Senin, 05 September 2016
Oktober 12, 2017
thumbnail

HOAX, NASA Membenarkan Matahari Akan Terbit Dari Barat?

Posted by Blog Al-Mukhtashar on

HOAX, NASA Membenarkan Matahari Akan Terbit Dari Barat?

HOAX, NASA Membenarkan Matahari Akan Terbit Dari Barat?

Berita-berita seperti ini sering kita dengar dan sering terulang-ulang kembali dengan berbagai modifikasi yang mereka buat, seperti halnya Neil Armstrong yang dikabarkan telah masuk Islam karena mendengar Adzan di bulan [Link], NASA yang diklaim membenarkan mukjizat terbelahnya bulan [Link], dan lain-lain yang semuanya hanyalah modus belaka demi menggugah keimanan orang-orang muslim. Kita perlu catat bahwa kebenaran Islam sama sekali tidak butuh pengakuan dari berita-berita yang semacam itu. Berhati-hatilah dalam menulis dan menyebarkan tulisan, karena menulis sejatinya adalah memperlihatkan kualitas akal kita kepada manusia.

وقال المؤتمن : كان الخطيب يقول : من صنف فقد جعل عقله على طبق يعر ضه على الناس

Al-Mu'taman mengatakan, "Al-Khathib mengatakan, 'Barangsiapa menulis, maka dia telah meletakkan akalnya di atas nampan untuk diperlihatkan kepada manusia'." [Siyar A'lam an-Nubala, 18/281]

Jika kita menelusuri topik ini maka akan kita dapatkan banyak sekali berbagai versi cerita yang tersebar mengenai NASA yang diklaim telah mengkonfirmasi kemungkinan peristiwa terbitnya matahari dari barat. Tidak diketahui secara jelas darimana asal-usul pemberitaan ini, yang jelas klaim tersebut tidak terdapat dalam situs-situs resmi milik NASA. Kami mengira bahwa sumber pemberitaan ini berasal dari surat kabar "Business Recorder" pada foto di atas, karena foto tersebut nyatanya tersebar sebagai dalil pembenaran mereka. Entah itu benar suatu publikasi atau hanya editan, yang akan kami kritisi di sini adalah mengenai isi dari pemberitaan tersebut.

ILUSI GERAK RETROGRADE

Ada yang berkomentar bahwa penggunaan bahasa inggris yang buruk dan tipe penulisan yang tidak sesuai dengan kaidah jurnalistik pada pemberitaan tersebut merupakan ciri-ciri berita yang tidak otentik.

>> KEGANJILAN

Dalam judul berita disebutkan kata "NASA" namun dalam isinya sama sekali tidak terdapat kata "NASA", tidak ada kutipan, tidak ada link, foto, video youtube, atau hal apapun yang dapat dijadikan bukti atau referensi. Ini sudah cukup untuk mempertanyakan keabsahan berita tersebut. Ciri utama kedustaan yang mengatasnamakan NASA adalah tidak ditemukannya berita tersebut di situs resmi milik NASA.

Dua paragraf pertama adalah poin penting yang perlu kita kritisi kebenarannya dengan seksama,

"The science of astronomy states that the speed of planet Mars has been decreasing in its course toward the eastern direction in the few past weeks to the level we notice the "waver" between the east and the west and on Wednesday the 30th of July 2003 the planet movement stopped going toward the eastern direction. Then in the months of August and September Mars changed its course in the opposite direction to the West- and that until the end of September which means the sun rise from the west on Mars!! And this weird phenomena of the opposite movement called "Retrograde Motion" Most scientist state that all the planets will go through the same once at least and our planet Earth is one of them. Planet Earth will move in the opposite direction some day and the sun will rise from the west!!"

"Ilmu astronomi menyatakan bahwa planet Mars semakin berkurang kecepatannya dalam lintasan yang menuju ke arah timur dalam beberapa minggu terakhir sampai kami perhatikan pada level "bimbang" antara timur dan barat dan pada hari Rabu tanggal 30 Juli 2003 gerakan planet akan berhenti menuju ke arah timur. Kemudian pada bulan Agustus dan September...Mars berubah haluan pada arah yang berlawanan (yaitu) ke barat- dan itu terjadi sampai akhir September..yang berarti matahari terbit dari barat di Mars!! Dan fenomena aneh dari gerakan yang berlawanan ini disebut dengan "Retrograde Motion" Kebanyakan ilmuwan menyatakan bahwa semua planet akan mengalami hal yang sama setidaknya satu kali, termasuk juga planet Bumi. Planet Bumi akan bergerak ke arah yang berlawanan selama beberapa hari dan matahari akan terbit dari barat!!"

Kita lupakan dulu soal bahasa dan penulisan meski bentuk surat kabar itu pun sangat meragukan. Teorinya mengatakan bahwa planet Mars yang mulanya bergerak ke arah timur dikabarkan telah mengubah lajurnya menuju barat untuk beberapa waktu dengan gerakan yang disebut dengan "Retrograde". Retrograde (mundur) adalah istilah untuk fenomena gerakan yang berlawanan dengan arah yang biasanya.

>> JAWABAN

Gerak retrograde pada planet Mars hanyalah ilusi. Artinya, planet Mars hanya terlihat seperti bergerak ke arah barat namun sejatinya tetap bergerak ke arah timur. Ini hanyalah gerak semu yang dilihat dari sudut pandang Bumi, Mars tidak benar-benar mengubah arah lintasan..!

Berikut penjelasan dari NASA,

"If you were to look up in the eastern sky at the same time each night and note where Mars appears to be compared to the constellations of stars, you would find the planet a little farther east with each viewing. That is, Mars appears to move from west to east from one night to the next. Every two years or so, there are a couple of months when Mars' position from night to night seems to change direction and move east to west. This strange behavior was very puzzling to early skywatchers. Did the planet really stop, back up, change its mind, and then continue to move forward? Did it have some weird, mystical meaning? Today we know what's going on. It's an illusion, caused by the ways that Earth and Mars orbit the sun." [source: http://marsmobile.jpl.nasa.gov/allaboutmars/nightsky/retrograde]

"Jika anda mengamati langit timur di setiap malam pada waktu yang sama, dan menandai dimana planet Mars muncul lalu dipetakan dengan rasi bintang, anda akan menemukan bahwa planet Mars sedikit menjauh ke arah timur dalam setiap pengamatan. Artinya planet Mars tampak bergerak dari barat ke timur dari satu malam ke malam berikutnya. Setiap dua tahun sekali atau lebih,  terdapat beberapa bulan dimana posisi planet Mars dari malam ke malam tampaknya mengubah arah dan bergerak dari timur ke barat. Perilaku aneh ini sangat membingungkan para pengamat langit di awal-awal. Apakah planet ini benar-benar berhenti, mundur, berubah haluan, dan kemudian terus bergerak maju? Apakah ini sebuah keajaiban, sesuatu yang mistis..? Hari ini kita mengetahui apa yang terjadi. Ini adalah ilusi yang disebabkan oleh pergerakan Bumi dan Mars dalam mengorbit matahari.."

Perhatikan gambar di bawah ini,

HOAX, NASA Membenarkan Matahari Akan Terbit Dari Barat?

Bumi dan Mars sama-sama bergerak ke arah timur dalam mengelilingi matahari, tetapi perhatikanlah apa yang ada di dalam kotak, jika Mars diamati dari sudut pandang bumi maka seolah-olah ia bergerak berlawanan ke arah barat pada lintasan yang berwarna merah. Hal ini disebabkan karena jarak Bumi yang lebih dekat dengan matahari dan memiliki gerak revolusi yang lebih cepat dari Mars. Dua planet seperti mobil balap di trek oval, bumi memiliki lajur dalam dan bergerak lebih cepat dari Mars, bahkan jauh lebih cepat. Inilah yang menyebabkan seolah-olah planet Mars sedang bergerak mundur. Fenomena ini hanya terjadi dalam beberapa bulan saja, jika sudut antara Bumi dan Mars sudah berubah maka planet Mars akan tampak seperti semula yang bergerak ke arah timur.

Gerak retrograde akan teramati jika Bumi berada pada lintasan dalam. Artinya, ilusi ini tidak hanya terjadi pada planet Mars, tetapi juga pada Jupiter dan semua planet yang memiliki orbit lebih jauh ke matahari, namun tidak terjadi pada Merkurius dan Venus karena mereka lebih dekat dengan matahari.

Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan video simulasi berikut,


>> KESIMPULAN

1. Tidak ditemukan adanya pernyataan dari NASA bahwa mereka telah mengkonfirmasi kemungkinan matahari akan terbit dari barat.

2. Penulis mencatut kalimat yang mengatasnamakan "kebanyakan ilmuan" dan hal ini sama sekali tidak bisa dipertanggungjawabkan.

3. Keliru dalam memahami konsep "retrograde motion". Mars tidak pernah mengubah arah lintasannya. Artinya, klaim bahwa bumi pada suatu saat nanti akan berhenti dan bergerak berlawanan arah tidaklah ilmiah dan hanya dibuat-buat. Yang paling penting, NASA tidak pernah membenarkan klaim dari kepalsuan mereka. Bahkan hal ini menyalahi konsep fisika dasar, kita mengingat kaidah Hukum Pertama Newton bahwa sifat benda adalah mempertahankan geraknya. Jika sebuah benda mulanya dalam keadaan diam maka akan selalu tetap diam selama tidak ada gaya pengganggu yang mempengaruhinya. Dan benda yang mulanya bergerak dengan kecepatan konstan pun akan tetap bergerak demikian. Maka planet yang asalnya bergerak ke arah timur lalu tiba-tiba berhenti dan bergerak berlawanan arah itu bagaimana mungkin bisa terjadi tanpa sebab..?

4. Dan pertanyaan yang tidak kalah menariknya adalah, seandainya bumi benar-benar berevolusi ke arah sebaliknya, apakah matahari di bumi akan tampak terbit dari barat..?? Ataukah ini hanya cocoklogi yang ternyata tidak cocok..?!

MENGAPA MATAHARI TERBIT DARI TIMUR DAN TERBENAM DI BARAT?

Secara umum, planet-planet dan benda-benda Tata Surya bergerak berlawanan dengan arah jarum jam (dari barat ke timur) jika dilihat dari utara Ekliptika. Namun jika dilihat dari pengamat di bumi, benda-benda langit secara umum akan terlihat bergerak dari timur ke barat.

Matahari, bulan, planet-planet, dan bintang-bintang semuanya terbit di timur dan terbenam di barat jika dilihat dari Bumi. Hal ini disebabkan karena Bumi berputar pada porosnya (berotasi) ke arah timur. Bayangkan jika kita berada dalam sebuah kendaraan yang sedang bergerak ke utara, maka kita akan melihat seolah-olah benda-benda di luar sekeliling kita (rumah, pohon, gedung, dll) sedang bergerak ke arah sebaliknya, yaitu ke arah selatan. Maka jika Bumi berputar ke arah timur, benda-benda langit akan terlihat bergerak ke arah barat, bergerak dari timur ke barat, terbit di timur dan tenggelam di barat.

Menariknya, tidak semua planet memiliki tipe gerak rotasi dari barat ke timur. Istilah retrogrde tidak hanya digunakan dalam gerak revolusi, istilah ini juga dipakai untuk menggambarkan gerak rotasi yang "tidak normal".

Venus [Link] dan Uranus [Link] adalah planet dengan tipe gerak rotasi retrograde, mereka berotasi ke arah sebaliknya yaitu dari timur ke barat. Itu berarti bahwa semua benda-benda langit yang terlihat dari planet Venus dan Uranus, termasuk juga matahari akan tampak TERBIT DARI BARAT dan terbenam di arah timur. Pluto [Link] juga memiliki tipe rotasi retrograde, namun sayangnya Pluto tidak lagi didefinisikan sebagai sebuah planet.

Lalu bagaimana mekanisme matahari di Bumi akan terbit dari barat pada hari akhir kelak..? Jawabannya adalah, Allahu a'lam.

Imam Ath-Thahawi rahimahullah berkata:

فإنه ما سلم في دينه إلا من سلم لله عز وجل ولرسوله صلى الله عليه وسلم . ورد علم ما اشتبه عليه إلى عالمه

"Tidaklah selamat seorang hamba dalam agamanya kecuali apabila dia tunduk pasrah terhadap Allah azza wa jalla dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengembalikan segala kesamaran kepada Dzat Yang Maha Mengetahui." [Aqidah Ath-Thahawiyah no. 35]

——○●※●○——

Esha Ardhie
24 November 2015
Oktober 12, 2017
thumbnail

Mengenali Gerak Rotasi Dan Revolusi Bumi Dengan Mengamati Bintang

Posted by Blog Al-Mukhtashar on

Mengenali Gerak Rotasi Dan Revolusi Bumi Dengan Mengamati Bintang

Mengenali Gerak Rotasi Dan Revolusi Bumi

Bintang yang dimaksud adalah bintang-bintang yang jaraknya sangat jauh dari bumi sehingga meskipun ukurannya sangat besar, bahkan lebih besar dari matahari terlebih lagi dari ukuran bulan, namun kita hanya mampu melihatnya sebagai sebuah titik anggun bercahaya di langit ketika malam hari. Matahari juga termasuk bintang, namun karena jaraknya sangat dekat dengan bumi maka kita dapat melihatnya terang benderang bahkan kita dapat merasakan hangat dari sinarnya. Jika kita memperhatikan gerak matahari sekilas, seolah-olah kita melihat bahwa mataharilah yang mengelilingi bumi. Dengan kemunculannya di timur dan tenggelam meninggalkan senja di ufuk barat, begitulah setiap hari dan seterusnya hingga ia diperintahkan untuk terbit dari barat. Namun jika kita memperhatikan bintang-bintang, kita akan menemukan fenomena yang berbeda..

Seperti benda-benda langit lainnya, bintang-bintang pun bergerak di dalam garis edarnya masing-masing. Namun karena jaraknya yang sangat jauh dari bumi, perubahan akibat gerakan itu pun sangat kecil untuk bisa dikenali oleh manusia dalam jangka waktu kehidupannya. Dengan kata lain, dapat kita katakan bahwa bintang-bintang itu diam tidak bergerak..

Sekarang kita coba amati beberapa bintang atau pun rasi bintang tertentu di langit. Jika kita perhatikan sepanjang malam, kita akan mendapati bahwa bintang-bintang itu bergerak dari timur ke barat sebagaimana pergerakan matahari dan bulan. Namun keesokan harinya di waktu yang sama seperti di awal pengamatan, kita menemukan bintang-bintang tersebut telah kembali menempati posisinya yang semula..

Mengapa demikian..? padahal bintang itu diam, tak bisa teramati pergerakannya karena jaraknya yang sangat jauh. Fenomena ini bisa terjadi karena adanya gerak rotasi pada bumi, gerak berputar pada porosnya itulah yang menyebabkan bintang-bintang terlihat melintasi langit di sepanjang malam dan terus melintasi angkasa di siang hari meskipun kita tidak melihatnya dan akan kembali ke lokasi yang relatif sama di keesokan hari di waktu yang sama..

Jika kita menilai bahwa bulan, matahari, bintang, dan semua benda-benda langit berpusat mengelilingi bumi, maka bintang-bintang itu harus memiliki kecepatan yang super super besar dan ini di luar batas perhitungan. Dan penilaian ini pun akan runtuh dengan fenomena yang nanti akan kita sebutkan. Logikanya, bulan yang jaraknya lebih dekat dari bumilah yang seharusnya berprilaku seperti matahari (terbit dan tenggelam setiap hari), dan pergerakan matahari seharusnya tampak seperti bulan yang kita amati selama ini. Namun kenyataannya, tidaklah demikian fenomena yang kita lihat..

Sekarang kita lanjutkan pembahasan. Jika setiap hari kita cermati bintang-bintang yang  tadi kita amati pergerakannya di awal, maka dalam beberapa bulan ke depan kita tidak akan lagi menemukan bintang-bintang tersebut di lokasi yang sama seperti pada pengamatan semula, dan posisinya akan terganti dengan kemunculan sekelompok bintang-bintang yang baru. Dan pada tahun berikutnya, kita akan menemukan kembali bintang-bintang itu di waktu yang tidak jauh dari waktu awal pengamatan. Fenomena rasi bintang yang dihubungkan dengan hari ulang tahun tentu tidak asing lagi bagi kita..

Mengapa demikian..? Itu terjadi karena gerakan bumi yang mengelilingi matahari. Gerak revolusi menyebabkan adanya perubahan posisi bumi terhadap matahari dan terhadap bintang-bintang sehingga kita tidak bisa lagi melihat bintang yang sama setiap malamnya dan kita akan menikmati porsi bintang yang berbeda-beda. Dan jikalau bintanglah yang mengelilingi bumi, maka fenomenanya sudah tentu tidaklah seperti ini..

——○●※●○——

Esha Ardhie
Rabu, 23 September 2015
Oktober 12, 2017
thumbnail

HOAX, Benarkah NASA Mengakui Mukjizat Terbelahnya Bulan?

Posted by Blog Al-Mukhtashar on

HOAX, Benarkah NASA Mengakui Mukjizat Terbelahnya Bulan?

HOAX, Benarkah NASA Mengakui Mukjizat Terbelahnya Bulan?

Padahal NASA telah mengkonfirmasi bahwa TIDAK ADA bukti ilmiah yang menyatakan bahwa Bulan pernah terbelah, tetapi berita HOAX yang mengatasnamakan NASA masih saja terus beredar. My recommendation is to not believe everything you read on the internet, itulah quote yang paling tidak akan mengawali pembahasan kita kali ini..

Gambar di atas diambil oleh NASA pada masa eksplorasi Bulan di tahun 1969 dalam misi Apollo 10 yang merupakan gladi resik sebelum dilaksanakannya misi Apollo 11 yang telah membawa Neil Armstrong menjajakkan kakinya di permukaan Bulan. Namun tampaknya gambar tersebut telah membawa kontroversi, banyak artikel yang menggunakan gambar ini untuk menyatakan bukti Mukjizat bahwa Bulan pernah terbelah. NASA (National Aeronautics and Space Administration) yang merupakan lembaga pemerintah Amerika Serikat itu pun diklaim telah mengkonfirmasi tentang peristiwa terbelahnya Bulan. Apakah benar demikian..? Apakah goresan tersebut merupakan tanda bahwa Bulan pernah terbelah..?!

Teori Asal Mula Terbentuknya Bulan

Pada tahun 2009, sebuah pertanyaan telah dijawab oleh NLSI (NASA Lunar Science Institute) mengenai peristiwa terbelahnya Bulan menjadi dua bagian..

>> Pertanyaan :

Was the moon split into two parts at a certain time?

Apakah bulan pernah terbelah menjadi dua bagian pada suatu waktu?

>> Jawaban :

I'm not sure what you[re referring to, but the current theory is that the Moon is the result of a collision with early Earth and a Mars-sized planetessimal. Early on when the Earth was completely molten, the heavier elements (iron, etc.) were falling to the center of the Earth leaving behind a less-dense outer layer/crust. When the collision happened, it ripped off that outer most layer and was flung out into orbit around Earth and eventually came together to form our Moon. This is the reassemble it, it is the result of two bodies collided with one another!

Saya tidak yakin dengan apa yang anda maksud, namun teori yang ada saat ini menyatakan bahwa Bulan tercipta dari sebuah benturan antara Bumi ketika berada dalam fase awal pembentukkannya dan sebuah planet kecil seukuran Mars. Awal pada saat Bumi benar-benar cair, unsur-unsur yang lebih berat (seperti besi, dll) jatuh ke pusat bumi meninggalkan lapisan luar yang kurang padat (kerak bumi). Ketika terjadi tumbukkan, lapisan terluarnya tercarik lalu terhempas menuju orbit di sekitar Bumi dan akhirnya terkumpul membentuk Bulan kita. Ini adalah penyatuan yang dihasilkan dari dua benda yang menumbuk satu sama lain..!!

[Sumber : http://sservi.nasa.gov/?question=was-the-moon-split-in-two]

>> Komentar :

Sangat tampak bahwa NASA sendiri pun tidak begitu paham dengan peristiwa terbelahnya bulan, sehingga mereka menjawabnya dengan teori pembentukkan bulan. Menurut teori yang dipaparkan, bulan terbentuk dari unsur-unsur kedua benda yang bertabrakan. Dan ini hanyalah salah satu teori yang menyatakan bagaimana mulanya bulan terbentuk..

HOAX, Benarkah NASA Mengakui Mukjizat Terbelahnya Bulan?

Teori yang dijelaskan tersebut dikenal dengan sebutan "The Giant Impactor Theory" atau teori tubrukkan besar. Inilah teori pembentukkan bulan yang dapat diterima dan masih dalam pembahasan hingga saat ini, dibandingkan dengan teori-teori yang ada lainnya..
    Untuk mengetahui lebih detail mengenai berbagai teori pembentukkan bulan dapat menuju ke link berikut:
    http://starchild.gsfc.nasa.gov/docs/StarChild/questions/question38.html

    Menjawab Tanya

    Gempuran berita HOAX yang begitu kuat tentu membuat banyak orang bertanya-tanya tentang hak mereka untuk mengetahui kebenaran. Jawaban di atas tampaknya belum cukup membendung kontroversi yang dibuat oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab..

    Pada tahun 2010, NLSI menjawab kembali pertanyaan terkait hal tersebut dan kita dapat menyimaknya sebagai berikut..

    >> Pertanyaan :

    You’ve already answered this question in August 2009 but I’d like to go into more detail. This website: http://www.mastikorner.com/forum/islamic-picx/6843-miracle-prophet-muhammad-p-b-u-h.html claims that Allah split the Moon in two at the request of the Prophet Mohammed and that there is a split on the Moon documented by American scientists that goes right around it which is evidence of the miracle. Is there any truth to any of these claims?

    Anda sudah menjawab pertanyaan ini pada bulan Agustus 2009, tetapi saya menginginkan yang lebih spesifik. Website ini:
    http://www.mastikorner.com/forum/islamic-picx/6843-miracle-prophet-muhammad-p-b-u-h.html mengklaim bahwa Allah membelah bulan menjadi dua bagian atas permintaan Nabi Muhammad dan di sana terdapat sebuah goresan pada bulan yang didokumentasikan oleh para ilmuwan Amerika ketika mereka berada di sekitar bulan, yang hal itu merupakan bukti dari kebenaran mukjizat. Apakah klaim ini benar..?

    >> Jawaban :

    My recommendation is to not believe everything you read on the internet. Peer-reviewed papers are the only scientifically valid sources of information out there. No current scientific evidence reports that the Moon was split into two (or more) parts and then reassembled at any point in the past.

    Saya menyarankan agar anda jangan mempercayai semua yang anda baca di internet. Karya tulis yang telah ditela'ah oleh pakarnya merupakan satu-satunya sumber ilmiah yang dapat dipercaya dari semua informasi yang ada. Sampai saat ini, tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa bulan pernah terbelah menjadi dua bagian (atau lebih) kemudian setiap bagian tersebut menyatu kembali pada masa lalu.

    [Sumber : http://sservi.nasa.gov/?question=evidence-moon-having-been-split-two]

    >> Komentar :

    Jawaban yang sangat tajam..!! Namun dengan ini kita telah yakin bahwa NASA tidak pernah menyatakan atau membenarkan peristiwa terbelahnya bulan dan tidak terdapat bukti ilmiah mengenai hal tersebut..

    Bukti Bulan Pernah Terbelah..?

    Pertanyaan selanjutnya, bagaimana dengan goresan di permukaan bulan yang seolah-olah merupakan tanda bahwa bulan pernah terbelah..? Penjelasan asli mengenai gambar tersebut dapat dilihat pada link NASA berikut: http://apod.nasa.gov/apod/ap021029.html

    Setelah kita membacanya maka kita akan mengetahui bahwa foto tersebut sama sekali tidak menjelaskan perihal terbelahnya bulan. Foto dengan zoom yang besar memang tampak seperti goresan terbelah. Nyatanya, goresan tersebut hanyalah salah satu jenis kanal sempit (disebut rille) yang dinamakan dengan Ariadaeus Rille, yaitu kanal yang berbentuk hampir lurus. Dan ternyata, di bulan banyak terdapat berbagai jenis kanal yang terbentuk dari aktivitas goelogis permukaan bulan. Jadi anggapan bahwa kanal tersebut adalah bukti bahwa bulan pernah terbelah sangatlah mengada-ada. Perhatikanlah gambar di bawah ini, apakah semua garis-garis itu menunjukkan bahwa bulan pernah terbelah menjadi dua..!?

    HOAX, Benarkah NASA Mengakui Mukjizat Terbelahnya Bulan?

    Penjelasan mengenai Ariadaeus Rille bisa disimak di sini:
    http://www.nasa.gov/mission_pages/LRO/multimedia/lroimages/lroc_20090928_ariadaeus.html

    Kesimpulan

    Jadi, adakah bukti ilmiah saat ini yang menyatakan bahwa bulan pernah terbelah menjadi dua bagian kemudian menyatu kembali..? Jawabannya adalah tidak ada. Apakah NASA membenarkan mukjizat terbelahnya bulan..? Jawabannya adalah tidak..

    Terbelahnya bulan adalah haq (benar) berdasarkan dalil-dalil yang shahih, namun kita mesti memahami bahwa Mukjizat yang kita yakini dengan pasti tidaklah harus memiliki bukti ilmiah dari sudut pandang sains, dan kebenaran Islam sama sekali tidak butuh pengakuan dari berita-berita HOAX. Jika ada orang-orang yang mengklaim sesuatu atas nama NASA, maka kita cukup menanyakannya satu hal, mintalah link dari situs resmi milik NASA atas berita yang mereka klaim. Jika tidak terdapat dalam situs-situs resmi milik NASA, lalu darimana mereka mendapatkan informasi tersebut kalau bukan dari berita HOAX..!?

    Allahu a'lam..

    ——○●※●○——

    Esha Ardhie
    21 September 2015
    Oktober 12, 2017
    thumbnail

    Animasi Nyata Dari Sistem Pluto Yang Menakjubkan

    Posted by Blog Al-Mukhtashar on Rabu, 11 Oktober 2017

    Animasi Nyata Dari Sistem Pluto Yang Menakjubkan

    Animasi Nyata Sistem Pluto Yang Menakjubkan

    Pesawat antariksa milik NASA bernama "New Horizons" yang diluncurkan pada bulan Januari 2006 lalu akhirnya sampai juga di hadapan Pluto pada bulan Juli 2015. Setelah melewati 9 tahun perjalanan panjang, Pluto akhirnya tereksplorasi..!!

    Video di bawah ini memperlihatkan sistem Pluto yang teramati dari pesawat ruang angkasa New Horizons. Dengan durasi singkat selama 23 detik, di awal dan di akhir tayangan kita akan ditakjubkan oleh Pluto yang anggun mengangkasa dengan putaran rotasinya yang begitu memukau bersama dengan orbit-orbit bulan miliknya dan beberapa bulan yang bergerak mengitari dengan memesona..

    Animasi ini dibuat dengan gambar nyata yang diambil oleh New Horizons, dimulai dengan menampilkan Pluto yang terbaring dalam ruang angkasa dengan jarak yang begitu dekat pada tanggal 14 Juli 2015. Kemudian kita akan menuju ke belakang Pluto dan menikmati atmosfir yang terpendar oleh cahaya sebelum matahari lewat di belakang bulan Charon (bulan terbesar milik Pluto). Sungguh pemandangan yang sangat indah. Film ini berakhir dengan keberangkatan New Horizons yang memperlihatkan kembali setiap objeknya sebagai sabit-sabit tipis..


    ——○●※●○——

    Esha Ardhie
    Jum'at, 18 September 2015
    Oktober 11, 2017
    thumbnail

    Secarik Kisah, Alasan Mengapa Pluto Bukan Lagi Sebuah Planet

    Posted by Blog Al-Mukhtashar on

    Secarik Kisah, Alasan Mengapa Pluto Bukan Lagi Sebuah Planet

    Pluto, Planet Jauh Nan Gelap

    "Poor Pluto..!!"

    Itulah kalimat yang sering kita dengar untuk mengejek Pluto yang kini tak lagi menyandang gelar sebagai planet. Pluto ditemukan oleh Clyde W Tombaugh pada tahun 1930, dan langsung dinobatkan sebagai planet sejak ditemukannya. Pluto memiliki 5 (lima) buah satelit. Satelit pertama ditemukan pada tahun 1978 bernama Charon, satelit ke-2 dan ke-3 ditemukan pada tahun 2005 yang dinamakan dengan Nix dan Hydra. Pada tahun 2011, Teleskop Hubble menemukan Kerberos sebagai satelit keempat, dan terakhir ditemukannya Styx sebagai satelit ke-5 pada tahun 2012..

    Tak terduga, nama "Pluto" ternyata diusulkan oleh seorang gadis bocah berumur 11 tahun bernama Venetia Burney dari Oxford, Inggris. Dalam mitologi Romawi, Pluto adalah dewa dunia bawah. Dalam mitologi Yunani, ia disebut dengan Hades. Nama tersebut nampaknya dianggap cocok untuk sebuah planet yang jauh dan gelap, layaknya dunia bawah..

    Hal yang menarik, Pluto memiliki tipe rotasi retrograde atau putaran dari timur ke barat. Artinya, matahari di Pluto akan tampak terbit dari ufuk barat dan terbenam di sudut timur. Sedangkan Bumi berotasi dari barat ke timur sehingga matahari akan terbit dari timur dan terbenam di barat. Tipe rotasi retrograde ini tak hanya dimiliki oleh Pluto, tetapi juga dimiliki oleh Planet Uranus dan Venus..

    Animasi Rotrasi Pluto
    Rotasi pluto berdasarkan pengamatan teleskop hubble.

    Dikeluarkannya Pluto Dari Keluarga Planet

    Mengapa Pluto tidak lagi dianggap sebagai anggota dari keluarga planet..?

    Tepatnya di tahun 1992, kisah ini bermula sejak ditemukannya benda-benda kecil dalam sabuk yang berada di luar orbit planet ke-8, Neptunus. Sabuk tersebut dikenal dengan sebutan Sabuk Kuiper, mirip dengan Sabuk Asteroid yang berisi objek-objek kecil sisa pembentukkan Tata Surya. Hingga saat ini, telah ditemukan lebih dari 70.000 objek Sabuk Kuiper. Kemudian ditemukannya Quaoar yang memiliki ukuran setengah dari Pluto, dan ditemukannya Sedna yang merupakan objek terbesar yang ada di Sabuk Kuiper. Namun ukurannya yang tetap lebih kecil dari Pluto tidak menjadikannya ancaman bagi status Pluto..

    Status Pluto baru terancam pada tahun 2005 dengan kehadiran Eris yang memiliki ukuran 27% lebih besar daripada Pluto, bahkan Eris sempat menjadi kandidat sebagai Planet ke-10. Dalam mitologi Yunani, Eris adalah Dewi Perang yang kerap meletupkan kecemburuan di antara manusia sehingga menyebabkan terjadinya peperangan. Tak berbeda dengan Eris yang memicu perdebatan di antara para astronom untuk memutuskan apakah ia termasuk planet atau bukan..

    Perbincangan juga terjadi dengan mempertanyakan status Pluto, apakah Pluto masuk dalam kategori planet ataukah lebih pantas dinobatkan bersama dengan Eris sebagai planet kecil dan objek-objek lainnya yang berada di Sabuk Kuiper..!?

    Pada tahun 2006 tepatnya di bulan Agustus, International Astronomical Union (IAU) atau disebut dengan Persatuan Astronomi Internasional mengadakan sidang umum yang ke-26 bertempat di Praha Republik Ceko. Pertemuan tersebut mengeluarkan definisi resmi "planet" untuk yang pertama kalinya. Sebuah benda angkasa akan diakui sebagai planet jika memenuhi 3 (tiga) syarat..

    1. Mengorbit pada matahari..
    2. Memiliki massa atau gravitasi yang cukup besar sehingga mempunyai kesetimbangan hidrostatik yang mampu mempertahankan bentuk bulatnya..
    3. Mempunyai jalur orbit yang bersih. Maksudnya, zona orbital benda angkasa tersebut didominasi oleh gravitasi miliknya sendiri, tidak terdapat benda-benda angkasa lainnya kecuali satelitnya atau benda-benda yang tidak terpengaruh oleh gravitasi..

    Tentu saja Pluto masih mengelilingi matahari dan bentuknya masih tetap bulat. Namun Pluto tidak memenuhi syarat yang ketiga, karena massanya hanya 0.07 kali dari massa benda lain di orbitnya. Sebagai perbandingan, massa Bumi adalah 1.7 juta kali dari massa yang ada di orbitnya. Maka sejak saat itulah Pluto harus melepas gelarnya yang telah ia sandang selama 76 tahun, ia bukan lagi sebuah planet..

    Pluto, Eris, dan kawan-kawan yang semisalnya harus rela dijuluki sebagai dwarf planet, planet katai atau planet kerdil. Namun bukan berarti Pluto dikeluarkan dari sistem Tata Surya, Pluto hanya dikelompokkan bersama dengan rekan-rekannya saja..

    ——○●※●○——

    Esha Ardhie
    Kamis, 17 September 2015
    Oktober 11, 2017
    thumbnail

    Mengapa Wajah Bulan Selalu Tampak Sama..?

    Posted by Blog Al-Mukhtashar on

    Mengapa Wajah Bulan Selalu Tampak Sama..?

    Mengapa Permukaan Bulan Yang Menghadap Bumi Selalu Sisi Yang Sama?

    Cinta pertama itu seperti seseorang meletakkan bulan di antara bintang-bintang, tak ada yang lebih terang dari purnama. Begitulah saya mengungkapkannya. Namun pernahkah kita memperhatikan, kita selalu melihat sisi permukaan bulan yang sama, di bawah langit yang sama. Mengapa demikian..?

    Bukankah bulan setia mengelilingi bumi, dan apakah bulan tak memiliki rotasi..? Nyatanya adalah sama, bulan memiliki keduanya..

    Bulan ditakdirkan memiliki periode rotasi yang sama dengan waktu tempuh revolusinya dalam mengitari Bumi. Artinya, tepat ketika bulan melakukan satu kali putaran rotasi, maka ketika itu ia juga telah selesai mengitari Bumi dalam satu putaran. Itulah yang menyebabkan wajah bulan yang tampak dari bumi, adalah selalu permukaan yang sama..

    Perhatikan gambar berikut, garis merah menandakan sisi bulan yang terlihat dari bumi..

    Rotasi Dan Revolusi Bulan

    Jika bulan tak berotasi, justru sisi bulan yang tampak dari bumi akan berbeda-beda. Begitu pun dengan rotasi bulan jika terjadi dengan sangat cepat, wajah bulan yang tampak dari bumi tidak akan sama dalam setiap waktu..

    Berikut video simulasi yang akan memudahkan kita dalam memahami masalah ini..


    Mengapa periode rotasi bulan bisa sama dengan periode revolusinya..?

    Hal tersebut bisa terjadi karena fenomena yang dinamakan dengan tidal locking atau penguncian gravitasi, tidal locking merupakan fenomena yang umum dalam sistem gravitasi. Bumi memberikan torsi kepada bulan, lalu bulan bereaksi dengan menyesuaikan periode rotasinya sehingga tercapailah pola yang seimbang..

    ——○●※●○——

    Esha Ardhie
    Rabu, 16 September 2015
    Oktober 11, 2017